Hari Pertama Menjalani Food Combining

Sepulang dari rumah teman sebagaimana yang aku ceritakan pada catatan perkenalanku dengan food combining, aku langsung mencari buah untuk digunakan menjalani food combining keesokan harinya. Aku beli jambu kerikil dan buah pir. Karena hari sudah terlalu sore, aku tidak bisa mendapatkan jeruk nipis untuk digunakan pada food combining. Aku pun menjalani food combining pada hari pertama tanpa meminum perasan jeruk nipis (jeniper) hangat.

Sekitar pukul 07.00 (03 desember 2018) aku mulai sarapan buah (sarbu) kombinasi buah pir dengan jambu kerikil. Karena entah salah buah atau bagaimana, setelah agak siang perutku terasa mules. Aku merasa senang karena BAB terasa lancar setelah hampir sebulan sangat sulit melakukan BAB. Malah terkadang sampai mau pingsan segala saat semedi di WC.

Saat itu, aku masih sangat longgar menjalankan food combining. Ketika makan karbohidrat, sayurnya masih dimasak (dioseng). Aku beralasan tidak ingin membuat tubuh kaget dengan pola makan yang berubah drastis secara tiba-tiba.

Menu sayur di siang hari adalah brokoli, kembang kol, onclang dan wortel yang dimasak bening.
Sore harinya makan nasi sebagai karbohidrat dan sayur slobor/ sawi putih yang dimasak tumis.

Berdasar pengalaman menjalani food combining hari pertama yang amburadul itu, aku merasa ada sedikit perubahan pada distribusi asam lambung. Meskipun masih naik seperti malam-malam sebelumnya, tetapi tidak begitu parah. Ada penurunan jumlah asam lambung yang naik (rasanya seperti itu).

Sebagai informasi saja. Sebelum menjalani Food Combining, setiap bakda sholat isya', asam lambungku selalu naik. Bahkan terkadang sebelum sholat isya' sudah naik dan mengakibatkan sensasi anxiety muncul. Terkadang sampai membuatku takut untuk melanjutkan sholat "kalau aku sampai mati saat menjalankan sholat bisa saja aku dituduh sebagai bunuh diri karena sudah merasakan sakit sebelum sholat tapi tetap nekat sholat. Tidak diobati dulu", pikirku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zainal Abidin Suarja: Inspirasi di Balik Pendidikan Kebencanaan bagi Penyandang Disabilitas

Mengenal Fetish dari Pengertian Hingga Jenisnya

Hari Kedua Menjalani Food Combining