Postingan

Zainal Abidin Suarja: Inspirasi di Balik Pendidikan Kebencanaan bagi Penyandang Disabilitas

Gambar
Pagi di Banda Aceh terasa hangat, dengan sinar matahari yang menembus sela-sela daun pohon, memantulkan kilau pada jalan-jalan sempit dan bangunan bersejarah. Di balik keindahan kota, tersimpan kenyataan pahit yang dialami oleh banyak penyandang disabilitas. Bagi mereka, risiko bencana bukan hanya sekadar berita di televisi atau artikel koran—tetapi ancaman nyata yang bisa datang kapan saja, memengaruhi kehidupan sehari-hari, mobilitas, dan keamanan mereka. Di tengah realitas ini, hadir sosok Zainal Abidin Suarja, seorang inisiator dan filantropis yang mengabdikan hidupnya untuk pendidikan kebencanaan inklusif. Melalui program yang dipimpin oleh Natural Aceh, Zainal tidak hanya mengajarkan teknik evakuasi dan mitigasi bencana, tetapi juga membangun rasa percaya diri bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat bertahan dalam kondisi paling sulit sekalipun. Pendidikan Kebencanaan yang Inklusif Pendidikan kebencanaan seringkali dianggap sama bagi semua orang. Namun kenyataannya, penyand...

Mengenal Fetish dari Pengertian Hingga Jenisnya

Gambar
Banyak orang yang masih belum mengetahui apa itu fetish . Pada beberapa kasus, ada orang yang memiliki ketertarikan seksual pada benda-benda sekitar. Hal tersebut bisa terjadi karena memiliki kecenderungan fetish. Fetish adalah salah satu gangguan kesehatan seksual saat seseorang terobsesi pada objek selain organ reproduksi pada kehidupan seksualnya. Objek tersebut akan memberikan kesempatan seseorang berfantasi hingga mencapai kepuasan seksualnya. Perlu diperhatikan bahwa objek di sini tidak hanya bagian tubuh pasangan, tetapi juga benda-benda mati yang digunakan sehari-hari. Penyebab Adanya Fetish Belum ada penelitian yang dilakukan secara menyeluruh yang dapat menjelaskan dengan jelas alasan di balik fetish. Psikoanalisis dan faktor behavioral adalah dua teori psikologi utama yang memberikan penjelasan tentang fetish. Trauma masa kecil yang membuat seseorang mengalami pelecehan seksual adalah salah satu penyebab paling umum dari fetish. Trauma tersebut dapat memengaruhi kesehatan...

Kisah Bidan Dini: Mengabdi dan Melakukan Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak di Pedalaman NTT

Gambar
Tujuh tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk bergelut dengan kerasnya medan terjal menuju kawasan Desa Uzuzozo, sebuah desa di pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT).  Jalan setapak yang belum tersentuh aspal, kawasan perbukitan, hutan, hingga sejumlah sungai besar yang kerap kali meluap menjadi teman perjalanan bagi Bidan Dini. Perempuan muda ini tak gentar mengabdikan dirinya sebagai bidan di salah satu desa terpencil di Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Awalnya memang tidak mudah untuk mengurai benang kusut masalah kesehatan di sana. Namun kini, Dini dapat tersenyum lebar karena perjuangannya telah membawa banyak perubahan bagi masyarakat. Dan tentu saja menjadi berkat bagi dirinya sendiri. Mengabdi dengan Keterbatasan Fasilitas [caption id="attachment_10930" align="aligncenter" width="750"] Membelah sungai untuk mendatangi rumah warga (dok: @dwiaudn_)[/caption] Jangan dibayangkan bahwa bidan yang memiliki nama lengkap Theresia Dwiaudina Sari Put...

Perut Seperti Diremas-Remas

Food Diary Pagi hari sarapan anggur 2 kali Sekitar jam 9 makan popcorn 1 bungkus Makan siang nasi, tempe goreng, oseng kangkung pake cabe, kol mentah, terong goreng, tomat mentah, timun mentah Makan siang lagi nasi goreng bakso ono dengan lalapan timun. Seporsi tidak habis Makan malam tahu goreng, nasi, kacang panjang, timun, tomat, bawang merah Jam setengah sepuluh jus timun Sensasi Dada terkadang terasa sakit, nyeri ulu hati, pandangan redup, mudah capek, perut seperti diremas-remas. Sampai pukul 00:36 perut kiri atas masih sakit. Rasanya seperti diremas-remas.

Hari Keempat Menjalani Food Combining

Hari keempat menjalani food combining dibuka seperti biasanya menggunakan jeniper alias perasan jeruk nipis yang dicampur dengan air hangat. Aku berpesan pada istriku untuk membuat satu jeniper segelas kecil untuk berdua. Sarapan buah (sarbu) dengan sawo dan apel. Pukul 10 pagi minum jus kobis segelas kecil. Menu makan siang adalah: Nasi setengah entong 1 terong dipotong menjadi 4 bagian tanpa dikupas 3 lembar kobis 1 butir bawang merah 1 jengkol Semuanya dimakan mentah. Hanya dicuci saja sampai bersih. Aku bertekad, hari ini adalah hari pertama melakukan Food Combining ketat. Namun ternyata setelah makan tergoda telo goreng yang dibeli istri. Aku makan deh telo goreng 1 iris dan tempe goreng 1 iris. Pukul 15:48 minum segelas jus buah pir dikasih es batu. 1 buah pir dan es batu dijus menjadi 1 gelas besar.

Hari Ketiga Menjalani Food Combining

Menu sarapan hari ketiga menjalani food combining adalah sebagai berikut: Buah sawo Buah apel Buah pisang Ketiga buah itu dikombinasikan dan dimakan samapi perut terasa kenyang. Makan siangnya sama seperti sebelumnya yaitu meggunakan tomis kangkung yang dicampur dengan tempe. Bumbu tumis yang kami gunakan adalah (bawang, berambang, cabe sedikit, garam sdikit, gula sedikit, dan tomat 1 buah). Padahal sebetulnya kan tidak boleh ditumis, tidak boleh makan cabe, tidak boleh makn gula, garam, dan tomat untuk pengidap GERD. Makanya dari itu, aku sebut FC yang kujalani masih longgar. Untuk memberi aba-aba pada tubuh akan terjadinya perubahan pola makan seperti itu. Hari ketiga ini, aku tidak makan malam karena perut terasa masih penuh sampai waktu isya habis. Ini pertanda asam lambung bakal naik dan benar saja hal itu terjadi meskipun tidak separah hari kedua . Malam hari, karena asam lambung naik, Anciety kambuh, insomnia pun melanda. Aku tidak bisa tidur dengan perasaan ...

Hari Kedua Menjalani Food Combining

Hari kedua menjalani food combining, aku memulainya dengan meminum perasan jeruk nipis (jeniper) yang dicampur dengan segelas air hangat. Satu jam kemudian, aku makan bebarapa buah pisang sampai kenyang. Setelah agak siang, aku makan mangga manis. Makan siang, aku memakan tumis kangkung yang kumasak bersama istri. Menu yang kumakan siang itu adalah: Setengah entong nasi 2 buah tempe goreng tumis kangkung dan tempe dengan porsi 3:1 dengan nasi Sore hari menjelang maghrib, aku makan protein hewani yaitu sebuah telur godog yang kukombinasikan dengan tumis kangkung. Malam hari, setelah sholat isya, asam lambung naik lagi. Sedikit lebih parah dibanding dengan hari pertama menjalani FC. Kepala terasa pusing dan perut keram. Badan terasa tidak nyaman. Mungkin karena efek detoks yang sedang berjalan.